Lyric Andy Lau Believe in Me 相信我 – Theme Song of Shock Wave 2 (2020)

Xiang Xin Wo – Andy Lau

等不到一個歸宿 撐不到最後一步 無奈的接受命運的企圖
Děng bù dào yīgè guīsù chēng bù dào zuìhòu yībù wúnài de jiēshòu mìngyùn de qìtú
Can’t wait for a destination, can’t make the last step, helplessly accept fate
你的笑你的哭 比清晨還要純樸
Nǐ de xiào nǐ de kū bǐ qīngchén hái yào chúnpǔ
Your smile and your cry are more simple than early morning
經歷了痛的領悟 涙水去安撫 一段走不完的路
Jīnglìle tòng de lǐngwù lèi shuǐ qù ānfǔ yīduàn zǒu bù wán de lù
After experiencing the painful comprehension, I will pacify the water, an endless road
是埋怨是憤怒 是習慣還是麻木
Shì mányuàn shì fènnù shì xíguàn háishì mámù
Is it complaining or anger, habit or numbness

等不到你的歸宿 我不怕落下帷幕 只害怕遺下太多的愛慕
Děng bù dào nǐ de guīsù wǒ bùpà luòxià wéimù zhǐ hàipà yí xià tài duō de àimù
I can’t wait for your destination, I’m not afraid of closing the curtain, I’m just afraid of leaving too much love
你的感你的觸 我只能來生彌補
Nǐ de gǎn nǐ de chù wǒ zhǐ néng lái shēng míbǔ
Your feelings, your touches, I can only make up for the next life
要不要都要結束 和你的開始 絕對不是個錯誤
Yào bùyào dōu yào jiéshù hé nǐ de kāishǐ juéduì bùshì gè cuòwù
It’s definitely not a mistake to end or not and your beginning
如果是天意的部署 也保留最後的自主
Rúguǒ shì tiānyì de bùshǔ yě bǎoliú zuìhòu de zìzhǔ
If it’s provided by God’s will, we will retain the final autonomy

請相信我 相信我們跨過了維度
Qǐng xiāngxìn wǒ xiāngxìn wǒmen kuàguòle wéidù
Please believe me, believe that we have crossed the dimension
讓愛一再重複
Ràng ài yīzài chóngfù
Let love repeat
讓我一再守護
Ràng wǒ yīzài shǒuhù
Let me guard
苦等幾輩子義無反顧
Kǔ děng jǐ bèizi yìwúfǎngù
Waiting for a few lifetimes without hesitation
我鐵了心走這條路 我天生就是頑固
Wǒ tiěle xīn zǒu zhè tiáo lù wǒ tiānshēng jiùshì wángù
I’m determined to follow this path, I’m born to be stubborn
愛的記憶從不含糊
Ài de jìyì cóng bù hánhú
The memory of love is never vague

等不到你的歸宿 我不怕落下帷幕 只害怕遺下太多的愛慕
Děng bù dào nǐ de guīsù wǒ bùpà luòxià wéimù zhǐ hàipà yí xià tài duō de àimù
I can’t wait for your destination, I’m not afraid of closing the curtain, I’m just afraid of leaving too much love
你的感你的觸 我只能來生彌補
Nǐ de gǎn nǐ de chù wǒ zhǐ néng lái shēng míbǔ
Your feelings, your touches, I can only make up for the next life
要不要都要結束
Yào bùyào dōu yào jiéshù
End or not
和你的開始 絕對不是個錯誤
Hé nǐ de kāishǐ juéduì bùshì gè cuòwù
And your start is definitely not a mistake
如果是天意的部署 也保留最後的自主
Rúguǒ shì tiānyì de bùshǔ yě bǎoliú zuìhòu de zìzhǔ
If it’s provided by God’s will, we will retain the final autonomy

請相信我 相信我們跨過了維度
Qǐng xiāngxìn wǒ xiāngxìn wǒmen kuàguòle wéidù
Please believe me, believe that we have crossed the dimension
讓愛一再重複
Ràng ài yīzài chóngfù
Let love repeat
讓我一再守護
Ràng wǒ yīzài shǒuhù
Let me guard
苦等幾輩子義無反顧
Kǔ děng jǐ bèizi yìwúfǎngù
Waiting for a few lifetimes without hesitation
我鐵了心走這條路 我天生就是頑固
Wǒ tiěle xīn zǒu zhè tiáo lù wǒ tiānshēng jiùshì wángù
I’m determined to follow this path, I’m born to be stubborn
愛的記憶從不含糊
Ài de jìyì cóng bù hánhú
The memory of love is never vague

一輩子一埸賭注 看不到明天的日出
Yībèizi yī yì dǔzhù kàn bù dào míngtiān de rì chū
One bet for a lifetime, I can’t see the sunrise tomorrow
找到愛 找不到你我認輸
Zhǎodào ài zhǎo bù dào nǐ wǒ rènshū
I find love, I can’t find you, I give up

請相信我
Qǐng xiāngxìn wǒ
Please trust me
相信我們跨過了維度
Xiāngxìn wǒmen kuàguòle wéidù
Believe that we have crossed the dimension
讓愛一再重複 讓我一再守護
Ràng ài yīzài chóngfù ràng wǒ yīzài shǒuhù
Let love repeat again and again, let me guard again and again
苦等幾輩子義無反顧
Kǔ děng jǐ bèizi yìwúfǎngù
Waiting for a few lifetimes without hesitation
我鐵了心走這條路 我天生就是頑固
Wǒ tiěle xīn zǒu zhè tiáo lù wǒ tiānshēng jiùshì wángù
I’m determined to follow this path, I’m born to be stubborn
愛的記憶從不含糊
Ài de jìyì cóng bù hánhú
The memory of love is never vague

我缺了你不會幸福
Wǒ quēle nǐ bù huì xìngfú
You won’t be happy without me

Sharing is caring

ZIPER ONLINE – CATALOG v1 v2

Tas Mika Transparan sejak tahun 2020 sangat berguna untuk kebutuhan sehari – hari dimana kita bepergian dan ingin melihatkan kepada publik bahwa kita memiliki barang yang aman di dalam tas. Inilah katalog Ziper Online 2021

TAS RANSEL MIKA TRANSPARAN – V1

TAS RANSEL MIKA TRANSPARAN KOTAK – V2

Link Tokopedia Official: https://www.tokopedia.com/ziperonline

Sharing is caring
cara-berdoa-pakai-hio

TATA CARA DAN MAKNA JUMLAH BATANG HIO SEMBAHYANG

Hio artinya harum. Yang dimaksudkan disini ialah dupa, yaitu bahan pembakar yang dapat mengeluarkan asap yang berbau sedap/harum. Dupa yang dikenal pada jaman Nabi Khongcu berwujud bubuk atau belahan kayu.

Membakar dupa mengandung makna : Jalan Suci itu berasal dari kesatuan hatiku (Too Yu Siem Hap), hatiku di bawa melalui keharuman dupa (Siem Ka Hiang Thwan). Selain itu dupa juga untuk Menentramkan pikiran, memudahkan konsentrasi, meditasi. Pendek kata mitologi dupa ialah untuk menyampaikan/mengirimkan doa kita melalui wewangian / asap yang terus menjunjung tinggi hingga ke segala arah.

Tata cara sembayang rakyat jelata alias minjian xinyang, secara umum sih sembayang dibagi 3 tata cara, yaitu cara Buddha Mahayana, Kong Hu Cu dan Tao. Semuanya menggunakan satu atau tiga batang hio.Susunan meja sembayang secara umum : Teh, air putih , arak (ciri Tao , Kong Hu Cu), lambang Taiji Yinyang, air putih lambang taichi, teh lambang yin, arak lambang yangLima macam buah atau lima warna , lambang lima unsur. Kalau agama Buddha , ada yang kaitkan sama 5 Dhyani Buddha.

Tiga batang hio lambang San Cai / Sanguan / Taiji Liangyi, Triratna, Sanqing. Satu batang hio lambang Taiyi, Dao Cara penghormatan :Kepalan yg membentuk delapan kebajikan dan orang tua /cara KHC.Kepalan yg membentuk bola Taiji / menggenggam Taiji / cara Tao.Anjali atau merangkapkan kedua telapak tangan/ cara Buddha.Tiga arti Pai.

Pai pertama membalas jasa Langit dan Bumi / yi bai baoda tiandi enPai kedua membalas jasa orang tua /er /zhai bai baodao fumu enPai ketiga membalas jasa para guru /san bai baodao enshi en

Tambahan menurut Xuan Tong: Secara umum, jumlah hio ganjil adalah untuk Dewa, Tuhan, tokoh yang berjasa untuk masyarakat luas dan mahluk suci lainnya. Ganjil dalam metaphysic Tiongkok adalah lambang dari unsur Yang atau positif. Yang berjumlah genap adalah untuk leluhur, arwah yang meninggal, setan gentayangan.

Ketika melangkah masuk ruang sembahyang juga harus kaki kiri dahulu yang maknanya adalah kita harus mengutamakan sifat-sifat kebajikan kita. Menancapkan hio dengan tangan kiri juga artinya kita akan selalu menancapkan kebajikan di alam langit dan alam bumi.

Tapi dalam masyrakat awam timbul keyakinan bahwa melangkah dengan kaki kiri akan membuat rejeki melimpah dan jika dimulai dengan langkah kaki kanan adalah mengacaukan tatanan alam semesta dan mengundang bencana.Tentunya hal ini adalah salah kaprah kecuali 1 hal yaitu melangkah dengan kaki kanan, yang mana adalah mengutamakan keburukan tentunya mengubah atau mengacaukan tatanan alam semesta.

Pada umumnya kita sembahyang mengunakan 1 atau 3 batang hio .. tapi sebenarnya ada makna untuk berapa batang hio kita pakai..dari untuk yang seharian sampai yang digunakan pada keadaan terdesak/ khusus.

  • 1 Batang Hio biasanya Kauw Siu Thao, Para Dewa-Dewi di rumah untuk hari biasa kecuali Ce It dan Cap Go setiap bulannya.
  • 2 Batang Hio berarti Yin dan Yang. Membakar dua Hio juga disimbolkan sebagai peribadatan atau doa kepada kedua orang tua.
  • 3 Batang Hio umum buat Pai Thien ( Ti kong ), Para Dewa-Dewi dll.
  • 4 Batang Hio umumnya dalam kepercayaan masyarakat Hokkian, di bumi ini ada 4 penjuru lautan yang dianggap sebagai saudara. Empat Hio melambangkan 4 penjuru tersebut (Utara, Timur, Selatan, dan Barat).
  • 5 Batang Hio biasanya untuk usaha / dagang ( khusus untuk Dewa Hok Tek Ceng Sin dan Dewa Cai Sen lainnya )Atau dalam kepercayaan orang Tionghoa disimbolkan sebagai 5 elemen dasar kehidupan manusia. 5 elemen tersebut adalah Kayu, Api, Tanah, Logam, dan Air.
  • 6 Batang Hio biasanya untuk keperluan orang lain. Dalam bahasa Mandari berarti Liu He yang juga bermakna persatuan dan kedamaian. Seseorang yang membakar enam Hio mungkin saja sembahyang demi persatuan dan kedamaian umat manusia.
  • 7 Batang Hio biasanya untuk mohon khusus dan juga untuk sesuatu hal membalikan kepada orang lain. Melambangkan 7 rasi bintang dalam kepercayaan masyarakat Tionghoa. Ketujuh rasi bintang tersebut dapat kita temui pada malam hari. Masyarakat Tionghoa meyakini bahwa Rasi Bintang Biduk yang berbentuk layang dengan ekor memanjang merupakan 7 rasi bintang yang mereka agungkan.
  • 8 Batang Hio biasanya dalam hal ini bila kesusahan2/kesialan2 terus menerus menimpa. Bisa juga merupakan perkembangan dari makna filosofis empat Hio, yaitu melambangkan penjuru dunia. Kedelapan penjuru tersebut adalah Timur, Tenggara, Selatan, Barat Daya, Barat, Barat Laut, Utara, Timur Laut. Doa dengan delapan Hio bermakna doa kepada alam semesta.
  • 9 Batang Hio pujian2 untuk semua makhluk-makhluk dan Dewa-Dewi (Paling bagus kalau sembahyang jam 9 malam di rumah). Orang Tionghoa meyakini bahwa angka 9 merupakan angka tertinggi dan yang paling sempurna. Angka 9 juga melambangkan 9 istana dalam kepercayaan masyarakat Tionghoa. Masyarakat Tionghoa meyakini dua unsur utama dalam kehidupan, yaitu Yin dan Yang yang bermakna positif dan negatif. Keduanya bermakna baik, tidak ada yang buruk. Semuanya hanya didasarkan oleh waktu.
  • 12 Batang Hio agar semua makluk dapat kebahagiaan.
  • 36 Batang Hio kesuksesan dan keharmonisan.
  • 108 Batang Hio bila terdesak oleh keadaan atau ada permintaan khusus sekali.
Perhatian: 
1. Usahakan saat menancapkan hio. Usahakan berjejer seperti kipas.
2. Tancaplah hio dengan hormat. Jangan sembarangan.
3. Khusus untuk 7 batang hio hanya digunakan bila terpaksa saja(keadaan terdesak)
4. Khusus menggunakan 108 batang hio merah untuk sembahynag kepada THIEN ( Tuhan ) tepat jam 12 malam.

Lalu sampaikan permintaan / permohonan anda. Minta ? Berdoa harus dengan hati yang tulus pada Thien (Tuhan) Setiap habis sembahyang, bakar Toa Kim 1 kunci, tulis nama, umur, shio dan alamat permohonan lalu dibakar di tempat yang bersih. Lakukanlah 3 malam berturut-turut.

  • Hio warna merah khusus mohon sesuatu
  • Hio warna kuning untuk sembayang biasa.
  • Hio warna hijau biasanya untuk orang meninggal

Umumnya dalam Tao, Lima batang hio melambangkan lima arah. Tujuh batang melambangkan tujuh bintang utara. Dan dua belas batang melambangkan duabelas satuan waktu bumi. Ini semua berkaitan dengan ritual mereka yang ditujukan untuk kasus-kasus spesifik.

Tapi dimasyarakat beredar pandangan bahwa dua belas batang hio untuk permintaan kepada Tian dan harus dilakukan jam 12 malam karena saat itu suasana hening dan sebagainya. Jam 12 malam dilakukan sembahyang atau meditasi ini berkaitan dengan pergantian qi alam semesta, dimana saat itulah unsur Yang menguat dan unsur Yin melemah dan dalam satuan pengertian zi di 12 cabang bumi adalah mulainya sesuatu yang baru. Artinya adalah berkaitan dengan perubahan waktu.

Ritual orang Tionghoa memiliki banyak nilai filsafatnya dan arti tersembunyi, seperti mengapa harus menaruh hio diantara ke dua alis, kenapa harus ditaruh di tengah dada dan sebagainya. Arti menaruh hio ditengah dada adalah menyalakan hio hati dan api hio hati itu harus selalu dijaga, artinya adalah kita harus melakukan kebajikan dan biarlah kebajikan kita itu bagaikan asap hio yang harum dan memberikan kebahagian kepada sekitar kita.

Untuk posisi diantara dua alis, ini berkaitan dengan titik jalan darah. Tapi bisa juga diartikan penghubung antara langit bumi dan manusia.

Hio warna hijau setahu saya digunakan untuk mereka yang meninggal ketika berusia dibawah 60 tahun dan masih dalam masa berkabung 1 tahun atau xiao xiang. Orang Tionghoa senang menggunakan simbol untuk menyatakan sesuatu, misalnya kain hitam yang dipasang di tangan ketika keluarga ada yang meninggal, posisi kain hitam di kiri artinya yang meninggal adalah ayah.

Guratan cat atau kertas putih di kaca rumah yang meninggal jugamengandung arti, jika guratan itu adalah X artinya ke2 orangtuanya sudah tidak ada, jika guratannya dari kanan kekiri artinya pria atau orang tua laki-laki yang meninggal. Dengan melihat simbol itu, kita langsung tahu siapa yang meninggal dan ketika kita masuk ke dalam ruangan, kita bisa tahu yang mana mantu, cucu dalam, cucu luar dan sebagainya.

Sayangnya simbol-simbol ini dianggap suatu bentuk kemunduran, hal yang memalukan, kuno, ketinggalan jaman atau juga lambang iblis. Sungguh ironis dan yang lebih menggelikan adalah orang Tionghoa sendiri yang memandang rendah tanpa tahu nilai atau artinya.Mudah mudahan berguna dan bermanfaat buat kita semuanya, semoga semua selalu sehat, selamat, sejahtera dan bahagia bersama keluarga.

Referensi dari: Facebook @TahunBaruImlekThionghoa2016  · Community

Sharing is caring

COVID-19 Cases: Philippines

DOH launches  COVID-19 Hotlines: 1555 (PLDT, Smart, Sun, and TNT subscribers) and (02) 894-26843 (894-COVID).

Disclaimer: Information listed in this web site may change at any time due to evolving situation. For further info, please visit the official DOH web site, e-mail: [email protected], or call (02) 8651-7800 local 1149-1150

Markers used in countries  are placed in their respective [near] country centroids. 

The Facebook and Twitter logos are owned and registered trademarks of Facebook, Inc. and Twitter, Inc, respectively.

Data Source: Epidemiology Bureau, Department of Health (DOH), Philippines;  Bureau of International Health Cooperation, DOH, Philippines

Visualization: Knowledge Management and Information Technology Service, DOH, Philippines

Global cases dashboard: World Health Organization

Sharing is caring

Situation COVID19 in Singapore

13TH MAR 2020

       Singapore will implement additional precautionary measures to slow the transmission of the COVID-19 virus. These include travel advisories against all non-essential travel and border restrictions for Italy, France, Spain and Germany, as well as additional social distancing measures within Singapore.

2.            The World Health Organization (WHO) declared the COVID-19 outbreak a global pandemic on 11 March 2020, and called upon governments around the world to do more to combat the virus. The WHO cited Singapore as a country that has already taken proactive measures to contain the virus. Still, as the co-chairs of the Multi-Ministry Taskforce said on Tuesday, and as the Prime Minister warned in a national broadcast yesterday, we must take additional measures, including further temporary travel restrictions, to break the transmission of the virus.

3.            In the past two weeks, the number of cases of COVID-19 outside China has increased more than ten-fold, and the number of affected countries has tripled. There are now more than 125,000 cases in 118 countries, and more than 4,000 deaths. In Singapore, as of 12 March, almost 25% of our total number of confirmed cases were imported. Over the past ten days alone, there have been 23 imported cases, or nearly a third of all new cases. These included 13 cases with travel history to European countries, and six cases from Indonesia.

4.            In light of the rapid spread of the virus across Europe, the Ministry of Health (MOH) advises Singaporeans to defer all non-essential travel to Italy, France, Spain and Germany. The four countries have had very high numbers of cases and very high rates of increase. In addition, our existing advisory to defer all travel to Hubei province in mainland China, and non-essential travel to the rest of mainland China, Iran1, Japan and the Republic of Korea, remains.

Travel advisory

5.            Singaporeans are also advised to exercise caution when travelling to all countries affected by COVID-19, especially those which have exported cases (see Annex). These include our neighbouring countries, like Indonesia and the Philippines, and those further afield, like the United Kingdom. The global picture is evolving, and there could be other countries that may be affected.

6.            Singaporeans who have made plans to travel during the upcoming March school holidays are advised to review their plans based on the latest advisory. All travellers will be subject to the prevailing travel measures imposed by their destination countries, and those imposed by Singapore upon their return home. As Singapore’s measures will evolve according to the global situation, Singaporeans should check the MOH website (https://www.moh.gov.sg/covid-19) for the latest measures.

Border restrictions

7.            Given the increase in imported cases from European countries, we are putting in place new border restrictions.

a.            From 15 March 2020, 2359 hours, all new visitors with recent travel history to Italy, France, Spain and Germany within the last 14 days will not be allowed entry into Singapore, or transit through Singapore. 

b.            From 15 March 2020, 2359 hours, the following groups will be issued with a Stay-Home Notice (SHN):

i.              Residents (Singapore Citizens and Permanent Residents) with recent travel history to Italy, France, Spain and Germany within the last 14 days; and

ii.             Long-term pass holders (including work passes, Student’s Pass, Dependant’s Pass, and Long-term Visit Pass) with recent travel history to Italy, France, Spain and Germany within the last 14 days. 

8.            Persons under SHN will have to remain in their place of residence at all times for 14 days after returning to Singapore.

9.            As previously announced, residents and long-term pass holders returning from mainland China (outside Hubei province2), Iran, and the Republic of Korea will continue to be issued a 14-day SHN upon return to Singapore.

10.          All these border restrictions are temporary, and will be reviewed regularly based on the global situation.

Additional precautionary measures

11.          Since 4 March 2020, travellers entering Singapore and exhibiting fever and/or other symptoms of respiratory illness are required to undergo a COVID-19 swab test at the checkpoint, regardless of travel history. With immediate effect, all such travellers will also be issued a 14-day SHN3, which they will have to serve in full even if the result of the swab test is negative. Those who meet the clinical suspect case definition will be conveyed to the hospital for follow-up.

12.          With immediate effect, Singapore will cease port calls for all cruise vessels.

Social distancing

13.          In order to reduce the risk of local transmission, we will introduce requirements and advisories for events and gatherings, workplaces and public venues. This is to limit large crowds gathering in close proximity over a prolonged duration.

Advisory for events and gatherings

14.          All ticketed cultural, sports and entertainment events, with 250 participants or more, are to be deferred or cancelled. For events that have already been committed (e.g. tickets sold), organisers must demonstrate that satisfactory precautionary measures have been put in place before they can proceed.  

15.          For all other mass gatherings including private functions and religious services, organisers are advised to put in place the following precautions:

a.            Reduce the scale of events to below 250 participants where possible;

b.            Reduce the crowding of participants and improve ventilation. For example, participants could be seated at least a metre apart from one another, and be advised to reduce contact with others (e.g. avoid shaking hands);

c.             Put in place temperature and health screening measures, as well as turn away persons who are unwell; and

d.            Put in place measures to facilitate contact tracing if needed, such as obtaining contact details of participants.

16.          Participants are also advised to practise social responsibility – monitor their own health condition and avoid attending gatherings and events if unwell.

Advisory for workplaces

17.          Employers are advised to put in place measures to reduce close contact where feasible. For example, employers should implement tele-commuting and video-conferencing where possible, as well as stagger work hours, and allow employees to commute at off-peak hours. Seating in meeting rooms and work stations could also be spaced apart. 

Advisory for public venues

18.          Owners/ tenants of venues which are accessible to the public are advised to put in place measures to reduce close contact by patrons/customers, where possible. For instance:

a.            Dining venues could set seats at least a metre apart;

b.            Entertainment venues and tourist attractions (e.g. casinos, cinemas, theme parks, museums, and galleries) could limit the number of visitors at any one time, and/or increase spacing among visitors; and

c.             Sports centres with indoor facilities (e.g. gyms, private academies) could limit the number of patrons, introduce physical separation measures, increase the frequency of cleaning, as well as issue advisories to reduce unnecessary contact, and practise public hygiene.

19.          The above advisories for events, gatherings, workplaces and public venues will be subject to further review based on the global situation.

MINISTRY OF HEALTH
13 MARCH 2020

The Ministry of Foreign Affairs’ advisory issued on 8 January 2020 against travelling to or remaining in Iran due to rising tensions in the Middle East remains in place.
Persons returning from Hubei province are subject to quarantine.
Places where foreign visitors serve out their SHN period can include hotels.

Sharing is caring